Kelapa untuk Menghentikan Diare

Kelapa untuk Menghentikan Diare
Kelapa untuk Menghentikan Diare

Jika Anda mengalami masalah saat menelan obat-obatan biasa saat berhadapan dengan diare, Anda mungkin ingin mempertimbangkannya. mencoba kelapa Ada beberapa bukti ilmiah bahwa kelapa, yang digunakan dalam pengobatan tradisional Meksiko sebagai obat tradisional untuk gangguan gastrointestinal, dapat membantu mengurangi diare. Konsultasikan dengan dokter Anda jika diare Anda berlangsung lebih lama dari dua hari atau Anda menunjukkan tanda-tanda dehidrasi seperti kehausan yang ekstrem, urine gelap atau pusing.

Ekstrak kelapa dapat membantu menghentikan diare, setidaknya pada tikus. Sebuah penelitian tahun 2010 yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology menguji efek berbagai ekstrak tumbuhan, termasuk kelapa, pada diare pada tikus. Studi tersebut menemukan bahwa ekstrak kelapa menghambat diare sebesar 30 persen menjadi 57 persen. Sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan di jurnal yang sama juga menemukan bahwa kelapa memiliki aktivitas antibakteri melawan bakteri makanan yang ditanggung umum seperti Shigella dan Salmonella. Sementara studi ini menunjukkan bahwa kelapa dapat berperan dalam mengurangi diare, penelitian manusia perlu dilakukan sebelum klaim dapat dilakukan.

Manfaat Tambahan Kelapa

Selain mungkin membantu diare Anda, kelapa mungkin menawarkan manfaat kesehatan lainnya. Minyak, yang kaya akan trigliserida rantai menengah, dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Ini juga memiliki aktivitas antioksidan dan dapat membantu mencegah pembekuan darah. Selain itu, air kelapa merupakan sumber antioksidan yang sangat baik dan memiliki efek antibakteri.

Air Kelapa dan Hidrasi

Meskipun tidak yakin bahwa kelapa dapat menghentikan diare, air kelapa kaya akan elektrolit dan dapat membantu Anda menambah kekurangan cairan dan nutrisi. Satu cangkir air kelapa segar memiliki 46 kalori, 2 gram protein, 9 gram karbohidrat, 600 miligram potassium dan 252 miligram sodium. Penulis artikel review 2011 mengenai kelapa yang dipublikasikan di Asian Pacific Journal of Tropical Medicine melaporkan bahwa air tersebut digunakan sebagai bentuk pengobatan untuk orang-orang yang menghadapi diare.